Olahraga Panjat Tebing Aman dan Tak Perlu Di Takutkan

oleh -115 Dilihat
oleh
Ketua Umum Pengkot FPTI Usai Sosialisasi dan Coaching Clinic kepada guru SD dan SMP Surabaya

Olahraga Panjat Tebing mendapat respon yang baik dari para Guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama saat mengikuti Sosialisasi dan Coaching Clinic Virtual di KONI Kota Surabaya, Senin, 29 Maret 2021 lalu.

“Kita melihat para Audiens sangat antusias dan kebanyakan mereka mempertanyakan seputar keselamatan anak didiknya,” terang M. Efendi Ketua Pengkot FPTI Surabaya ini usai  memaparkan materinya.

Apa yang menjadi kekhawatiran para Guru dan orang tua cukup beralasan sebab olahraga Panjat Tebing  memiliki resiko sangat tinggi. Namun  Efendi menyarankan kepada Guru atau orang untuk tidak terlalu kuatir  akan keselamatan anak-anaknya apabila mengikuti olahraga Panjat Tebing tersebut.

“Olahraga ini kan sudah teruji kelayakannya dan telah diakui dunia internasional. Ini bisa kita lihat dan dibuktikan  dengan dipertandingkannya di kejuaraan sekelas Olympiade, Asian Games dan PON. Sehingga tak perlu dikhawatir dan dipastikan aman,”ujar Bapak 2 anak ini.

para atlet panjat tebing Kota Surabaya tengah berlatih

Dengan adanya Sosialisasi dan Coaching Clinic yang dicanangkan KONI Surabaya bersama DIKNAS Kota Surabaya, FPTI Surabaya berkeinginan agar dapat memasyarakatkan olahraga Panjat Tebing khususnya dikalangan Pelajar baik SD maupun tingkat SMP.

Dan nantinya akan muncul atlet- atlet baru dari kalangan pelajar sehingga regenerasi pembibitan atlet pada usia pelajar dapat berjalan dengan baik.

”Harapan saya  banyak sekalah berminat sehingga regenerasinya tidak terhenti, Pelajar adalah usia produktif, dan dapat dengan mudah mencetak prestasi, “anjutnya.

Lebih lanjut Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan KONI Kota Surabaya yang telah berkolaborasi untuk membangun dan berupaya memasyarakatkan olahraga dilingkungan Pendidikan.

Atlet muda usia pelajar Panjat Tebing Kota Surabaya tengah berlatih

“Kami berharap Kegiatan ini tidak terhenti sampai disini saja, namun ada tindakan kelanjutan yang lebih efektif,” imbuhnya

“Saya harap usai Couching Clinick ini Diknas dan KONI  bisa mengundang sekolah-sekolah untuk datang ke tempat Latihan kami, kami siap mempresentasikan, kami juga berharap kedepan Panjat Tebing menjadi Agenda kegiatan rutin di Sekolah-sekolah.”pungkasnya. dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.