Harapan Baru Dari Hasil Sosialisasi dan Coaching Clinic Yang di Gelar Diknas dan KONI Surabaya

oleh -99 Dilihat
oleh
Ketua Harian Pengkot Wushu Indonesia Kota Surabaya Chriswanto saat Sosialisasi dan Coaching Clinic di KONI Kota Surabaya

Kegiatan Sosialisasi Olahraga pelajar SD dan SMP se Kota Surabaya tahun 2021, yang diagendakan Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan KONI Kota Surabaya, seakan memberikan harapan baru bagi semua cabang olahraga yang berada dibawah payung Organisasi Olahraga terbesar di Kota Surabaya.

Dalam rangka meningkatkan pembinaan sekaligus Penjaringan atlet Potensial untuk mencapai prestasi Olahraga, Pengurus Cabang Olahraga Wushu menaruh harapan Besar terhadap Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Surabaya dan KONI Kota Surabaya.

Usai Sosialisasi dan Coaching Clinic, Ketua Harian Pengkot Wushu Surabaya  Chriswanto, diharapkan ada upaya serta tindakan lebih serius dengan membuka semua ruang kegiatan olahraga dilingkungan Dunia Pendidikan Khususnya di Kota Surabaya.

“Sejauh ini Surabaya belum memiliki Sekolah Khusus Olahraga. Kalau pun ada  itu di Sidoarjo dan hanya tingkat SMA, sementara untuk tingkat SMP belum ada. Kita Berharap tingkat SD juga dibuka, dengan begitu ada pembinaan yang berjenjang,” terang Chriswanto usai Sosialisasi Virtual Couching Clinick di KONI Kota Surabaya Senin, 29 Maret 2021.

Lebih lanjut Chris menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada Dinas Pemerintah Kota Surabaya dan KONI Kota Surabaya untuk terus bersinergi dan bekerjasama dalam upaya meningkatkan kualitas olahraga di tanah air khususnya Kota Surabaya.

Namun tentunya semua tak terlepas dari dukungan sarana dan prasarana, dan berharap Diknas dan KONI Kota Surabaya dapat mengkondisikan serta membantu kendala yang dihadapi di semua Cabang Olahraga.

“Kendala Cabor rata-rata tempat latihan, peralatan dan dana tentunya, Harapan kita Diknas dan KONI Kota Surabaya dalam waktu dekat bisa mensuport. Sehingga Porprov mendatang Cabor siap suguhkan emas.” terang pemilik Sasana Lima Naga ini.

“Kita juga berharap Cabor olahraga Wushu masuk dalam ageda Dinas Pendidikan seperti O2SN, POPDA, POPNAS dan ada kejuaraan-kejuaraan lain ditingkat pelajar.”sambungnya.

Diakuinya dalam penyampaian materi Couching Clinick Virtual itu tidak banyak sekolah yang meresponya, namun ia menyadiri saat ini situasi Pandemi. Namun menurut catatannya, sejauh ini sudah ada 10 Sekolah SMP dan SMA yang telah bergabung di olahraga beladiri ini. dar

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.