Adakabar.com. Surabaya – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Surabaya, gelar tasyakuran setelah berhasil meraih juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IX di Malang Raya beberapa waktu lalu. Acara yang dihadiri Sekretaris Umum KONI Surabaya Erie Hartanti, SE., tersebut digelar di G edung Juang 45 Jatim Jl. Mayjen Sungkono 106 Surabaya Sabtu, 11 Oktober 2025
Wakil Ketua I Sugiyo Djaswadi, dalam sambutannya membacakan amanat Ketua Umum Pengkot PODSI Kota Surabaya Kolonel Mar SUPRIYADI, M.Tr., Hanla yang berhalangan hadir. Beliau mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada seluruh atlet dan pelatih serta pengurus yang telah berkolabrasi bahu membahu sehingga berhasil meraih juara 1 umum pada Porpov IX di Malang Raya dengan mempersembahkan 10 medali emas 5 perak dan 8 perunggu.
“Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka yang telah mengharumkan nama PODSI dan Kota Surabaya pada Porprov yang lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut Sugiyo membacakan pidatonya, Ketua juga mengatakan penuh rasa bangganya, bahwa Surabaya kembali berhasil meraih gelar Juara Umum Cabang Olahraga Dayung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX tahun 2025, dengan perolehan 10 medali emas, 5 medali perak, dan 8 medali perunggu.
“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah buah dari kerja keras para atlet yang tak kenal lelah berlatih di bawah panas matahari dan derasnya arus air, serta dedikasi tinggi dari para pelatih dalam membimbing dan mengarahkan,“ tegasnya.
“Kami juga menyampaikan terimaksih atas dukungan penuh dari pengurus, pembina, serta orang tua atlet,” tambahnya.
Dijelaskan pula olehnya bahwasanya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa Surabaya bukan hanya barometer ekonomi dan pendidikan, tetapi juga barometer prestasi olahraga di JawaTimur, khususnya cabang dayung.
“Saya juga ingin menekankan bahwa prestasi ini bukanlah titik akhir, tetapi batu loncatan menuju ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kami dari pengurus PODSI Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan atlet, memperkuat fasilitas latihan, serta memperluas regenerasi agar prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,”urainya.

“Kepada seluruh atlet, teruslah rendah hati, tetap semangat berlatih, dan jangan cepat puas. ingat, setiap medali yang kalian raih membawa nama baik kota ini dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sürabaya,” tutupnya.
Sementara Wakil Ketua I Sugiyo Djaswadi, menjelaskan dipilihnya Gedung Juang sebagai tempat melaksanakan tasyakuran, karena Gedung tersebut memiliki nilai-nilai historis.
”Gedung Juang 45 Surabaya Jawa Timur bukan sekadar bangunan bersejarah. Di balik temboknya yang kokoh, tersimpan simbol semangat juang masyarakat Indonesia. Gedung ini memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, terutama pada masa revolusi kemerdekaan,” jelasnya.
“Dengan adanya tasyakuran ditempat ini, semoga menjadi momen yang krusial karena kita mengingat perjuangan mereka. Selanjut semoga kita mendapat doa dan semangat dari para leluhur kita untuk dapat menjadi yang terbaik pada Porprov 2027 akan datang, dengan meraih medali lebih banyak dari Porprov tahub ini,” pungkasnya, (badar)











