Taekwondo Berharap Di Pertandingkan Dalam O2SN, POPDA, dan PORDA

oleh -196 Dilihat
oleh
Perkenalkan Cabor Taekwondo keseluruh Guru Olahraga melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic Virtual

Keinginan dan harapan disematkan hampir semua cabang olahraga untuk dapat berpartisipasi dalam kejuaraan maupun event seperti O2SN, POPDA, PORDA. Kejuaraan antar pelajar ini baik tingkat Kota, Provinsi maupun Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, belum sepenuhnya dapat mewadahi berbagai cabang olahraga yang ada. Salah satunya adalah cabang olahraga beladiri Taekwondo (TI).

“Kita sangat berharap Taekwondo bisa masuk dalam Kejuaraan O2SN, POPDA, mau

pun PORDA. Event ini sangat bergengsi, selain itu usia pelajar merupakan ujung tombak bagi cabang olahraga,” ujar Heri Zaro Ketua Harian Pengkot TI Surabaya usai memberikan materi Sosialisasi dan Coaching Clinic.

Peragaan salah satu tehnik menedang dalam cabor Taekwondo

Zaro juga mengatakan bila sejauh ini Cabang Olahraga Taekwondo Indonesia (TI) Surabaya belum bisa banyak  melibatkan kalangan pelajar SD, dan SMP. Hal ini disebab berbagai kendala salah satunya anggapan miring sebagian masyarakat bahwa, olahraga beladiri ini berdampak buruk pada putra-putrinya.

”Saat ini ada sebagian orang tua belum bisa menerima, mereka khawatir anaknya mengalami cidera atau nantinya prilaku anak menjadi liar.” Lanjutnya.

Dengan adanya Sosialisasi Kegiatan Olahraga Antar Pelajar SD, SMP inilah Pengkot TI Surabaya, ingin memberikan pemahaman kepada Masyarakat bahwa olahraga Taekwondo tidak akan membahayakan bagi anak mereka mereka.

Peragaan salah satu tehnik pukulan Taekwondo

“Kita ingin memberikan edukasi pada Masyarakat  khususnya para orang tua, justru dengan mengikuti olahraga ini anak memiliki karakter yang kuat. Olahraga ini menanamkan kedisiplinan, kesopanan, jujur dan bertanggung jawab,” terangnya.

Sebagai salah satu pengurus teras di Pengkot TI Kota Surabaya, Cak Zaro panggilan akrabnya, menyampaikan rasa  terimakasihnya kepada Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan KONI Kota Surabaya yang telah memberikan peluang bagi Taekwondo kota Surabaya untuk bisa mengembangkan olahraga beladiri di dunia Pendidikan.

Pelatih Puslatcab Taekwondo Surabaya ini juga berharap Dinas Pendidikan beserta KONI Kota Surabaya terus bersinergi membangun dan mengembangkan olahraga di Kota Surabaya dengan memberikan Fasilitas dan Ruang Gerak bagi setiap cabang Olahraga.

“Pengkot TI sangat berharap Diknas dan KONI Surabaya dapat memfasilitasi cabor Taekwondo untuk dapat berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan dilingkungan Pendidikan. Apalagi dapat didukung Dana beserta  perlengkapannya,” pungkasnya. (badar)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.