Adakabar.com. Surabaya-Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kradilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur memperingati hari turunnya Al Qur’an dengan menggelar khataman bersama pengurus PKS Jawa Timur pada Kamis (29/4/2021) di Graha Tamniyatul Iman, Jalan A. Yani Surabaya.
Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menstimulus pengurus PKS untuk lebih melayani rakyat.
Kegiatan diikuti oleh 30 pengurus PKS Jawa Timur. Masing-masing orang membaca satu juz, kemudian dibaca bersama hingga tuntas 30 juz.
Kegiatan ini juga diikuti secara bersama-sama oleh pengurus PKS tingkat kabupaten/kota, kecamatan bahkan di tingkat desa melalui kanal Zoom dan Youtube. Selain itu juga dihadiri oleh Ketua MPW PKS Jatim, Yusuf Rohana, Sekretaris MPW PKS Jatim, Ahmad Habibul Muiz, Sekretaris DPW PKS Jatim, Ahmadi, dan Bendahara DPW PKS Jatim, Lilik Hendarwati.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa kegiatan ini Insya Allah mengundang berkah Allah subahanhu wa ta’ala, dan tentu saja mengundang kebaikan untuk bersama.
Pria 45 tahun ini menyampaikan bahwa pengurus PKS harus mampu mengambil nilai positif dan spirit dalam momentum Nuzulul Qur’an ini untuk lebih menguatkan pelayan PKS kepada masyarakat.
Irwan mengajak umat Islam khususnya pengurus PKS di Jawa Timur untuk meningkatkan intensitas interaksinya dengan Al Qur’an.
“Al Qur’an tentu saja tidak hanya dibaca, tapi juga dihafalkan, dan diamalkan. Al Qur’an mengajarkan bagaimana akhlak seorang muslim kepada orang lainnya, bagaimana menghargai dan mendahulukan orang lain misalnya,” katanya memberi contoh.
Karenanya dengan spirit ini, Kang Irwan berharap kepada seluruh pengurus PKS di Jawa Timur untuk menguatkan pelayanan kepada rakyat, memberi berbagai solusi untuk masyarakat semampu yang kita bisa.
“Mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’alamemberi balasan kebaikan untuk perjuangan kita,” kata Irwan.
Bagi Kang Irwan, Al Qur’an merupakan bekal yang diperuntukkan dalam menghadapi problematika kehidupan manusia.
Irwan berharap, pengurus PKS dalam momentum ini, PKS, sebagai partai Islam yang rahmatan lil ‘alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Harapan Irwan selanjutnya, agar kedekatan dengan Al Qur’an bisa menjadikan obat bagi semua, khususnya bagi bangsa Indonesia.
“Terlebih di masa pandemi ini. Mudah-mudahan jadi obat kita semua, sehat semua, baik kesehatan, sosial maupun ekonomi,” harapnya.
Kegiatan khataman Al Qur’an itu kemudian ditutup dengan doa khotmil Qur’an dan doa yang salah satunya dikhususkan untuk patriot bangsa yang wafat akibat tenggelamnya kapal Nanggala 402. Doa dibacakan langsung oleh Dr KH Mudawi Ma’arif, Lc MA, salah satu ulama dari Indonesia pemegang sanad muttasil bersambung sampai Rasulullah dengan qira’ah riwayat hafs & ‘asyra, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Ibnu Sina Sidoarjo.









