Tungkatkan Serapan Air, LPBI NU Tuban Gerakkan Pemasangan Biopori

oleh -80 Dilihat
oleh
Para relawan memasang biopori di Ponpes Salafiyah Kholidiyah, Plumpang Tuban.

TUBAN – Dinas Kehutanan Jawa Timur bekerjasama dengan LPBINU ( Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU ) Tuban Kamis (25/02/2021) melakukan pemasangan Biopori di Pondok Pesantren Salafiyah Kholidiyah Plumpang Kab Tuban.

Biopori adalah Lubang Silindris yang dibuat secara Vertikal kedalam tanah sebagai metode resapan air untuk mengatasi genangan dengan meningkatkan daya resap air pada tanah.

Shoiman, Kabag Dinas Kehutanan Bojonegoro wilayah kerja kabupaten Tuban menyampaikan bahwa Biopori mempunyai manfaat luar biasa.

Diharapan Biopori ini bisa dipasang sebanyak mungkin baik di instansi maupun rumah tangga.

“Manfaat Biopori sangat besar, mampu menyerap air hujan dan mencegah banjir. Bila sumber air hanya berupa air hujan tanpa tambahan apa-apa berarti kandungannya hanya H2O. Namun setelah di resapkan kedalam tanah lewat Biopori yang mengandung lumpur dan bakteri, air akan melarutkan dan kemudian mengandung mineral-mineral yang diperlukan kehidupan. Membuat keseimbangan alam terjaga, sampah organik yang menimbulkan bau tidak sedap akan dapat tertangani”, jelasnya.

Dalam kesempatan itu Muhammad Humam, S.T selaku Ketua LPBINU Tuban menyambut baik Program ini karena sinergi dengan program penanggulangan bencana.

Kedepannya Biopori ini akan diprogramkan untuk dipasang di setiap Lembaga pendidikan baik Formal maupun Non Formal yang ada di wilayah Kabupaten Tuban sebagai pilot projek tahun 2021.

Sebelum pemasangan Biopori juga dilaksanakan workshop oleh Tim dari Dinas Kehutanan Rabu malam (24/02/2021) tentang cara membuat lubang resapan Biopori. Hadir di acara workshop tersebut, Relawan LPBI NU Tuban, Pengurus Pengembang Ponpes Salafiyah Kholidiyah dan beberapa Relawan di Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.