TUBAN – Luapan air Kali Avour Kuwu, mengakibatkam ratusan hektar tanaman padi di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban Terendam Air.
Sebabnya, intensitas curah hujan tinggi di daerah hulu.
Luapan ini terjadi sejak Selasa sore (5/1/2021), hingga Rabu siang (6/1/2021), belum menampakkan tanda-tanda surut.

Tanaman Padi yang terendam itu antara lain di Desa Sembungrejo 60 Ha, Desa Kedungrojo 40 Ha, Desa Plandirejo 20 Ha, Desa Bandungrejo 40 Ha, Desa Cangkring 90 Ha dan Desa Plumpang 10 Ha.
Sutino (65 th ),Salah satu warga Desa Bandungrejo mengatakan, bahwa banjir tahun ini, lebih besar dari tahun kemarin.
“Kalau air ini tidak surut dalam 5 – 7 hari mendatang, maka padi akan busuk, sehingga akan gagalan panen”. Ujar Sutino.
Padahal masih menurut Sutino, biaya yang keluarkan sudah banyak untuk modal bercocok tanam.
Karena saat ini untuk mendapatkan pupuk bersubsidi sangat sulit sehingga para petani terpaksa membeli pupuk non subsidi.(SM)











