Presiden Joko Widodo menegaskan tiga hal kepada Menteri Perhunungan, Budi Karya Sumadi, sehubungan dengan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air, dengan nomor penerbangan SJ 182.
Yang pertama segera temukan black box, dan angkut serpihan pesawat, jenazah dan benda – lain yang nenyangkut jatuhnya pesawat di perairan kepulauan seribu, sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang.
“Yang kedua, segera berikan asuransi dam hak-hak korban kepada ahli waris”, terang Budi Karya Sumadi.
Sedang terakhir, presiden mengharap agar penyebab kecelakaan segera diketahui, dan menjadikan pelajaran agar dunia penerbangan semakin baik.
Pesam presiden tersebut disampaikan kepada Menteri saat dirinya dipanggil menghadap di istana pada pukul 13.30 WIB, Selasa (12/1/2021)
Para keluarga korban akan mendapat asuransi sebesar 50 juta rupiah, yang akan diterima oleh ahli waris masing-masing









