Mahasiswa Asing Belajar Gamelan, Angklung dan Tarian Tradisonal pada Pelajar SMP NSA

oleh -216 Dilihat
oleh
Gamelan yang dipadukan dengan saxophon

Adakabar.com. Surabaya – SMP NSA (Nation Star Academy) dengan bangga menggelar program pengenalan budaya Indonesia bagi mahasiswa, dosen, dan staf akademik asing dari 11 negara.

Kegiatan yang berlangsung pada 25 Februari 2025 di kampus NSA, Jalan Dharmahusada Indah Barat VI, No. 1, Surabaya ini, menjadi ajang eksplorasi seni musik dan tari Nusantara yang penuh warna.

Ada para siswa memainkan Gamelan berkolaborasi dengan Shaksephone yang enak didengar.

“Tak hanya
Kepala SMP NSA, Inggriette Liany Widyasari, S.T., M.M. menjelaskan para peserta diajak untuk merasakan langsung keunikan alat musik tradisional Indonesia seperti Kulintang, Gamelan dan Angklung, serta belajar Tari Madura yang energik, Tari Gelang Ro’om.

“Acara ini merupakan kolaborasi antara NSA dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Direktorat Kemitraan Global (DKG) dalam program Community and Technological Camp (CommTECH) Insight 2025,” tuturInggriette Liany.

Inggriette Liany menjelaskan acara dimulai dengan pertunjukan Tari Gelang Ro’om yang menggambarkan keberanian dan semangat masyarakat Madura.

Siswa sedang belajar gamelan

Selain itu, siswa SMP NSA juga menampilkan atraksi Wushu yang memukau, menambah keberagaman budaya yang diperkenalkan.

“Setelah menikmati pertunjukan, mahasiswa asing dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempelajari alat musik tradisional Indonesia.

Dengan bimbingan siswa NSA, mereka belajar memainkan Kulintang, Gamelan dan Angklung secara bergantian,” jelas Inggriette Liany.

Tidak hanya menjadi pengalaman menyenangkan, Inggriette sapaan karibnya menjelaskan lagi, kegiatan ini juga memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan negara yang berasal dari New Zealand, Jepang, China, Filipina, Uzbekistan, Vietnam, Thailand, Malaysia, Kamboja, Rusia dan India.

Sementara itu Pujiati, S.M. Kepala Divisi Operasional YPPI menguraikan berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini peserta tidak hanya belajar alat musik tradisional, tetapi juga berkesempatan mempelajari tarian khas Indonesia.

Tari Gelang Ro’om dipilih karena gerakannya yang dinamis dan ekspresif, mencerminkan ketangguhan masyarakat Madura.

“Di bawah bimbingan siswa SMP NSA yang tergabung dalam Program Sharpening Student’s Potential (SSP) untuk seni tari, para peserta diajari gerakan dasar hingga koreografi lengkap. Antusiasme mahasiswa asing terlihat saat mereka berusaha menyesuaikan ritme dan ekspresi dalam menarikan tarian khas Madura ini,” katanya.

Pujiati mengungkapkan program ini adalah bagian dari komitmen Nation Star Academy dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia kepada dunia.

“NSA dikenal sebagai sekolah yang mendukung pengembangan bakat dan minat siswa melalui 33 kegiatan ekstrakurikuler, termasuk Basketball, Wushu, Band, Modern Dance, Creative Writing, Drawing, Culinary, Choir, Violin, Guitar, Robotic, Broadcasting, Cinematography, Fashion Design, Make-Up Artist, Chess, Mountaineering Club, dan banyak lagi,” tandasnya.

Pujiati menambahkan sesuai dengan motto NSA, “School for Life, School of Talent dan School of Champions”. “Acara ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa asing, memperkuat hubungan lintas budaya, serta memperkenalkan kekayaan seni Indonesia ke kancah internasional, ” tandasnya. (Mosair)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.