Adakabar.com. Surabaya-Kodam V Brawijaya melakukan vaksinasi terhadap 12 ribu orang keluarga besar TNI AD di lingkup Kodam V Brawijaya menggunakan vaksin astrazeneca, mulai tanggal 18 hingga 21 Mei 2021.
Pangdam V Brawijaya, Mayjen. TNI. Suharyanto melakukan sidak ke Rumah Sakit DKT Gubeng Pojok Surabaya, tempat dilaksanakannya vaksinasi.
“Dua belas ribu orang keluarga TNI Angkatan Darat yang akan mendapatkan vaksin terdiri dari 2.098 orang purnawirawan dan warakawuri (isteri prajurit yang meninggal), 4.307 isteri atau suami purnawirawan serta 5.695 orang isteri atau suami prajurit TNI di lingkup Kodam V Brawijaya,” ungkap Pangdam V Brawijaya Mayjend.TNI. Suharyanto.
Jenderal bintang dua ini mengatakan, vaksin yang akan diberikan adalah vaksin astrazeneca dengan nomor batch CTMAV 546, yang dinilai aman, bukan vaksin astrazeneca nomor batch CTMAV 547 yang saat ini dihentikan distribusi dan penggunaanya oleh pemerintah karena masih akan dilakukan uji toksisitas abnormal oleh BPOM.
“Vaksinasi ini untuk menjawab beberapa informasi vaksin astrazeneca, katanya tidak aman , anggota Kodam V Brawijaya, 9500 orang sudah dilaksanakan vaksin dengan merek astrazeneca tidak ada yang mengalami kejadian fatal. Memang ada 23 orang yang setelah vaksinasi badanya kurang enak ada sedikit demam satu malam aja besoknya bagus,” papar Suharyanto.
“saat ini 12 ribu lagi akan dilaksanakan vaksinasi yang diijinkan pemerintah, yang ditarik CTMAV 547 yang nggak boleh sementara ditunda karena akan melaksanakan penelitian di BPOM yang di Jatim ini boleh mulai 18 sampai 21 mei 4 hari, “ imbuh Suhartono.
Vaksinasi serentak untuk keluarga TNI Angkatan Darat di Jawa Timur juga akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran Korem di lingkup Kodam V Brawijaya mulai Selasa (18/5/2021) hingga se 4 hari kedepan. (Mosair)









