Gubernur Khofifah Resmikan Pengisian Oksigen Gratis untuk Malang Raya

oleh -55 Dilihat
oleh
Khofifah Indarparawansa, Gubernur Jatim, (paling kanan) meresmikan Tempat Pengisian Oksigen Gratis di Halaman Bakorwil Malang, Senin, (26/7/2021)

Adakabar.com. Malang-Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, kembali resmikan Tempat Pengisian Oksigen Gratis. Kali ini giliran untuk masyarakat Malang Raya. Bertempat di Halaman Kantor Bakorwil Malang, Senin, (26/7/2021)

Hal ini sebagai bentuk ikhtiar Pemerintah Jawa Timur, untuk menangani penyebaran Covid-19, sebagai langkah proaktif untuk membantu memenuhi supply kebutuhan oksigen bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri (Isoman) maupun untuk isolasi terpusat (Isoter).

Tempat pengisian oksigen gratis bagi pasien Isoman/ soter Covid-19 ini, sebelumnya telah dilaunching untuk masyakat Surabaya Raya, bertempat Halaman Dishub Surabaya, Halaman Samsat Sidoarjo, dam Gresik.

Peresmian ditandai dengan pemutaran regulator oksigen oleh Gubernur Khofifah, didampingi oleh Walikota Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi, Walikota Batu Dewanti Rumpoko, Danrem 083 Baladika Jaya, dan Direktur RSSA Malang. Dilanjutkan penyerahan tabung secara simbolis kepada masyarakat.

Pengisian ulang oksigen yang beroperasi 24 jam secara gratis ini, dapat dimanfaatkan masyarakat yang melakukan Isoman maupun Isoter. Tak hanya itu, ambulans yang sedang membutuhkan isi ulang oksigen juga dapat memperolehnya

Persyaratannya, masyarakat dapat terlebih dahulu mengisi formulir secara online, melalui website infocovid19.jatimprov.go.id. jika mungkin bisa mencantumkan hasil PCR Test atau Swab Antigen, bagi yang belum sempat menjalani PCR, namun sudah membutuhkan supply oksigen.

Setelah mengisi secara online, masyarakat yang sudah mendapatkan tiket, bisa datang ke stasiun pengisian di lokasi dan waktu yang telah ditentukan. Termasuk membawa bukti PCR Test atau swab Antigen serta tabung berukuran 1 m³.

Selain itu, Pemprov Jatim juga telah menyediakan Call Center di Nomor 1500117 atau menghubungi narahubung untuk wilayah Malang Raya dengan Melyana Dwi di nomor 0852 0485 8072, Rizka Hayuna di nomor 0813 3026 1333, dan Iradian di nomor 0856 5655 5155.

Gubernur Khofifah menjelaskan, bahwa stok oksigen saat ini dinilai cukup. Hanya kecepatan dari pemenuhan kebutuhan harus lebih proaktif. Karenanya, ia berharap akan lebih banyak lagi tempat pengisian oksigen gratis untuk pasien yang Isoman.

“Hari ini kita punya stok oksigen masih cukup besar untuk didistribusikan secara gratis kepada masyarakat yang sedang isoman/ isoter. Bagi warga Malang Raya bisa memanfaatkan fasilitas isi ulang oksigen gratis sesuai syarat yang ada dengan membawa tabung kapasitas berukuran 1 m³,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, pihaknya masih  bisa menyiapkan tempat  pengisian oksigen secara gratis untuk masyarakat yang sedang melakukan Isoman/Isoter di tempat lain. Namun yang perlu menjadi perhatian dan penting adalah adanya operator.

“Di tempat lain asal ada operatornya maka untuk segala sesuatunya nanti BPBD Provinsi Jatim bisa segera menyiapkan isi ulang oksigen secara gratis lebih banyak bagi masyarakat”, tandas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, pembukaan tempat pengisian oksigen gratis ini bukan hanya karena ketersediaan oksigen dan operatornya saja. Namun juga harus dikoordinasikan dengan keagenan oksigen di daerah setempat.

“Jika ada yang punya jejaring butuh oksigen, yang terpenting aperatornya. Insya Allah kita pada kondisi yang cukup untuk bisa memberikan supply oksigen. Karena ada CSR BUMN, yang kita ingin dedikasikan lebih banyak untuk isi ulang oksigen gratis”, tambah Khofifah.

Masih menurut Khofifah, kedepannya, Pemprov Jatim mengusahakan pengisian ulang oksigen secara gratis, juga diperuntukkan bagi pasien yang berada di tempat isolasi terpusat (Isoter) Covid-19, dengan tabung oksigen ukuran 6 m3. Ini penting, karena menurut gubernur yang melakukan Isoter belum tentu memiliki tabung oksigen atau silinder.

Khofifah terus menjelaskan, secara bertahap stasiun pengisian oksigen gratis akan didirikan di beberapa kabupaten dan kota lainnya se-Jatim. Beberapa hal teknis yang dibutuhkan untuk mendirikan stasiun pengisian oksigen, seperti kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) juga disiapkan. Dimana SDM yang dibutuhkan harus memiliki skill untuk mengoperasikan proses isi ulang oksigen.

“Oleh karena itu, bagi kabupaten dan kota lain yang sudah mengajukan, kami sedang berkoordinasi dengan tim teknis yang memiliki skill khusus, untuk melakukan pengisian secara aman, dengan SOP yang terjaga. Seperti yang diberlakukan oleh distributor atau agen isi ulang oksigen,” janji Khofifah.

Di akhir,  Khofifah berharap, dengan adanya stasiun pengisian oksigen gratis ini, akan membantu proses penyembuhan para pasien Covid-19 yang sedang melakukan Isoman.

Sementara itu, masyarakat terlihat antusias untuk menggunakan layanan isi ulang oksigen gratis di Bakorwil Malang ini. Hingga pukul 13.00 WIB masih tampak warga mengantri, duduk di dalam tenda dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.