Agar Fokus Puslatcab Latihan Tidak Was-Was, KONI Kota Surabaya Vaksin 700 Atlet dan Pelatih

oleh -159 Dilihat
oleh
Hoslih Abdullah (berdiri, kemeja merah marun), Ketua Umum KONI Kota Surabaya

Adakabar.com. Surabaya-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya menggelar vaksin untuk ratusan atlit dan pelatih di Ballroom Ciputra World Surabaya. Selasa (25/5/2021).

Data yang dihimpun KONI Surabaya tak kurang dari 700 atlit dan pelatih dari seluruh cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam Porprov 2022 mendapatkan kesempatan disuntik vaksin, agar mereka bisa fokus berlatih.

“Kita kan punya atlit, namanya atlit pelatih Puslatcab. Puslatcab itu Pusat Latihan Cabang, yang dipersiapkan untuk menuju kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi ket-tujuh tahun 2022,” kata Hoslih Abdullah Ketua KONI Kota Surabaya.

Menurut Hoslih, vaksinasi ini selain untuk menyiapkan atlit KONI Surabaya siap bertanding, juga sebagai upaya mempertahankan gelar juara umum Porprov.

“Insya Allah nanti tahun depan kita targetnya juara umum tetap dan akan membuahkan semacam pemecahan rekor ya, rekor di kejuaraan-kejuaraan itu cabang olahraga yang tidak terukur,” jelasnya.

KONI Surabaya tak hanya menargetkan mempertahankan gelar juara umum, namun pemecahan rekor juga bisa tercipta saat Porprov 2022 digelar.

“Itu rekor di renang misalkan, masalah waktu. Kemudian di panahan, atletik dan lain-lain,” terang Hoslih.

Hoslih juga berterima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi yang telah memfasilitasi vaksinasi untuk atlit, namun tak hanya atlet Puslacab yang divaksin. Harapannys, atlit lapis kedua dan ketiga. Karena mereka merupakan penerus seniornya.

“Atlit-atlit lapis kedua lapis ketiga ini juga kan warga Surabaya, yang nantinya akan menjadi penerus senior-seniornya kita harap juga bisa dilakukan vaksin, kalau ini semua dilakukan bukan hanya seribu dua ribu, mungkin bahkan banyak sekali, karena KONI Kota Surabaya itukan anggota cabang olahraganya ada 50 Cabor,” ucapnya.

Pelatih cabor Judo Venny Pantouw bersyukur, atlit KONI Surabaya mendapatkan suntikan vaksin, karena Judo merupakan olahraga bela diri yang penuh sentuhan langsung sehingga dengan adanya vaksinasi, atlitnya siap untuk latihan maupun bertanding.

“Karena kita sudah divaksin, paling tidak kalau kita latihan nggak lagi was-was,” ucap Venny.  (badar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.