Adakabar.com. Surabaya – Para pelajar SMP se – Surabaya antusias mengikuti kompetisi Lead Climbing (panjat dinding) yang digelar SMA YPPI 2 Surabaya.
Tak hanya untuk mengenalkan olahraga climbing kepada para siswa, kompetisi ini juga mencari bakat unggul untuk selanjutnya dibina lebih baik ke jenjang yang lebih tinggi.
Lead Climbing Competisian atau lomba panjat wall climbing lead top ini diikuti puluhan peserta siswa siswi SMP se-Kota Surabaya dari kelas 7 sampai kelas 9.
Mereka yang ikut kompetisi Lead Climbing ini non atlet, atau murni pelajar yang mencintai olahraga climbing.
Didik Waluyo, Ketua Panitia Kompetisi ini mengatakan, antusiasme siswa-siswi cukup banyak mengikuti lomba tersebut.
Hal ini diketahui dari banyaknya peserta yang mendaftar untuk mengikuti kompetisi ini. Namun, pihak panitia terpaksa menolak karena sehari sebelum Hari H, sudah ditutup.
“Disini kita bisa lihat dalam bentuk pemanjatan-pemanjatan banyak mereka yang berhasil. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak SMP di Surabaya lambat laun mulai menggiatkan panjat disini untuk prestasi mereka,” ungkap Didi Waluyo, yang juga Pelatih Climbing di SMA YPPI 2 Surabaya.
Jumlah peserta kompetisi Lead Climbing secara keseluruhan saat ini 54 orang. Peserta putri 28, dan putra 26.
Bagi para juara kompetisi ini akan mendapatkan hadiah dan sertifikat penghargaan, sehingga bisa dimanfaatkan oleh siswa yang bersangkutan untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun kejuaraan climbing ke tingkat regional maupun nasional.
“Mereka bisa mengikuti jalur prestatif karena dari pihak federasi di sini sudah oke. Hal itu sangat bagus sekali melakukan kegiatan ini. Nanti kedepannya akan diperbanyak tempat-tempat yang melakukan kegiatan seperti ini, biar anak-anak Surabaya di sini juga bisa banyak yang memanfaatkannya,” ujar Didik.
Sementara itu, Pihak Sekolah SMA YPPI 2 Surabaya mendukung penuh kegiatan kompetisi Lead Climbing ini. Dukungan penuh ini karena antusiasme siswa yang cukup tinggi, selain itu , juga didukung fasilitas yang sudah ada untuk menyelenggarakan event.
“Keinginan untuk menyelenggarakan kompetisi climbing ini sebenarnya sudah lama. Namuan baru terealisasi karena dapat dukungan dari banyak pihak, dan adanya fasilitas yang sudah kami miliki,” ujar Rum Widyaningsih, Kepala SMA YPPI 2 Surabaya.
Menurut WIdyaningsih, kompetisi ini tidak hanya sekolah yang menyelenggarakan namun pihaknya juga kerjasama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Hal ini supaya kegiatan tersebut bisa mendapatkan sertifikat sertifikat secara resmi dari federasi.
“Semoga kalau kompetisi ini berhasil. Sehingga kedepan ini akan bisa jadi agenda rutin ya. Mungkin nantinya penyelenggaraanya akan lebih banyak jumlah pesertanya dan skalanya lebih tinggi. Namun kita lihat dulu, kita evaluasi kompetisi kali ini nantinya seperti apa. Tapi yang jelas kami melihat antusiasme peserta sangat tinggi, ” tandanya. (Mosair)









