Wagub Emil Sebut ITS Endowment Fund Bakal  Wujudkan Episentrum Teknologi Nasional

oleh -60 Dilihat
oleh

Adakabar.com.Surabaya- Perguruan Tinggi Negeri maupun Universtias Negeri di Indonesia terus didorong untuk mandiri sejak mulai  diberlakukannya PTNBH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum).

Salah satu kunci sukses menuju kampus mandiri adalah bagaimana kampus bisa mendapatkan Endowment Fund (dana abadi).

ITS sebagai salah satu PTNBH di Indonesia memiliki cara yang cukup bagus dalam penggalangan Endowment Fund. Sebab kampus ternama di Jatim itu berani  menggandeng atapkita.com untuk menggalang dana wakaf dari para alumni ITS yang sudah sukses di berbagai profesi maupun pihak swasta yang memiliki kepedulian tinggi dengan dunia kampus.

Rektor ITS, Ahmad Azhari saat mengikuti zoom meeting penandatanganan dan penyerahan ITS Endowment Fund dari Mahakam Group sebesar Rp.100 juta pada Selasa (16/3/2021) mengatakan bahwa dana abadi yang dimiliki ITS sejak berstatus PTNBH pada 2017 hingga sekarang tercatat sebanyak Rp.6.164.000.000.

“ITS Endowment Fund awalnya hanya memiliki dana sebanyak Rp.125 juta pada tahun 2019. Alhamdulillah sekarang sudah meningkat menjadi Rp.6.164.000.000, itu belum ditambah dari Mahakam Group,” kata Ahmad Azhari.

Ia optimis ITS bisa seperti kampus-kampus ternama di luar negeri yang memiliki dana abadi hingga triliunan, sehingga bisa mengembangkan kampus menjadi semakin maju dan mampu melahirkan SDM unggul untuk mengendalikan bangsa dan negara maupun perusahaan berskala internasional.

“Saya berharap dalam 5 tahun kedepan dana abadi atau wakaf ITS bisa meningkat 400 kali lipat. Bahkan dalam 10 tahun kedepan bisa tembus Rp.20 triliun,” kata Azhari dengan optimistis.

Keberadaan dana abdi kampus, lanjut Azhari sangat bermanfaat untuk membantu riset dan beasiswa bagi para  mahasiswa.

“Apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang, banyak mahasiswa berprestasi yang terpuruk karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19 sehingga terancam tidak bisa melanjutkan kuliah,” beber Rektor ITS.

Secara khusus, Azhari juga berjanji akan memegang amanah dari Ibu Mahfudotin Hanifah yang telah memberikan dana wakaf sebesar Rp.100 juta kepada ITS dengan harapan bisa digunakan untuk membangun manusia unggul Indonesia lewat ITS.

“Saya minta bantuan surat Alfatihah bagi Ibu Mahfudotin Hanifah semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Ahmad Azhari.

Sementara itu, Chairman atapkita.com Adi Suryo mengatakan bahwa bantuan dana abadi untuk ITS yang diserahkan ini merupakan amanah dari Ibu Mahfudotin Hanifah yang juga masih keluarga besar Mahakam Group dan dari dua orang alumni ITS.

“Amanahnya supaya dana abadi yang diberikan ini bisa digunakan untuk membangun SDM unggul lewat ITS,” kata Opik sapaan akrab Adi Suryo.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak yang turut serta dalam zoom meeting penandatanganan dan penyerahan ITS Endowment Fund mengatakan bahwa dana abadi atau wakaf bagi kampus adalah sangat penting. Mengingat, berbagai kampus ternama di dunia juga sangat mengandalkan Endowmen Fund untuk pengembangan kampusnya.

Di Indonesia, lanjut Emil Dardak pemerintah juga sudah mengembangkan melalui LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Sedangkan di kampus-kampus dikenal dengan istilah Endowmen Fund untuk membantu almamater menjadi kampus mandiri.

“Saya berharap ITS bisa menjadi episentrum teknologi nasional dan menjadi kebangkitan ekonomi Jatim yang dilandasi ilmu pengetahuan bukan hanya sumber daya alam,” pungkas Wagub Jatim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.