Universitas Terbuka, Resmikan Gedung Baru, Tanda Tonggak Baru

oleh -123 Dilihat
oleh
Prof.Dr. Pratikno., M. Soc,Sc, Menko PMK, Wakil Gubernur, Rektor dan Direktur UT. Secara Simbolis memotong Tali Pita di depan pintu utama gedung baru UT

Adakabar.com. Surabaya – Universitas Terbuka (UT) menandai tonggak baru dengan diresmikannya Gedung Baru UT Daerah Surabaya yang berlokasi di kawasan MERR Rungkut.

Peresmian dihadiri sejumlah mitra dan tamu undangan, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur, Wakil Menteri Koordinator PMK, Rektor UPN Veteran Jawa Timur, serta perwakilan Sentra Layanan UT (SALUT) seluruh Jatim

Hal ini menandai babak baru dalam perjalanan UT Surabaya sebagai institusi pelopor pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh (PTTJJ) di Indonesia

Usai Penandatanganan MoU antara UT dengan UPN Veteran Jawa Timur.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., yang hadir langsung meresmikan fasilitas tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap peran UT dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia.

“Pendidikan Tinggi seharusnya tidak menjadi hak eksklusif bagi kalangan tertentu. UT telah membuktikan bahwa melalui inovasi, akses pendidikan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Sementara itu, Dr. Suparti., M.,Pd., Direktur UT Surabaya, menegaskan bahwa pembangunan gedung baru ini adalah bentuk komitmen UT untuk meningkatkan mutu dan layanan pendidikan yang inklusif.

rof. Pratikno, Menteri PMK, berinteraksi dengan mahasiswa

“Fasilitas ini adalah representasi dari tekad kami dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi yang terbuka, mudah diakses oleh siapa pun, dan dari mana pun,” ungkapnya.

Sejak awal pendiriannya, Universitas Terbuka hadir sebagai perguruan tinggi negeri dengan misi menjangkau masyarakat yang tidak memiliki akses ke pendidikan konvensional, baik karena faktor geografis, ekonomi, maupun keterbatasan waktu. Dengan sistem pembelajaran daring yang fleksibel, UT menjadi solusi ideal bagi masyarakat yang bekerja, tinggal di daerah terpencil, atau memiliki mobilitas terbatas.

Dalam acara tersebut juga hadir Saly Yuniar, mahasiswi UT Surabaya angkatan 2025, yang dikenal sebagai artis dan mantan peserta ajang pencarian bakat X Factor di salah satu stasiun TV swasta nasional.

Performance Sely Yuniar, Artis X Factor Indonesia, sekaligus mahasiswi UT Surabaya

Fenomena seperti Saly menunjukkan keberagaman latar belakang mahasiswa UT di seluruh Indonesia mulai dari influencer, tokoh publik, artis, hingga politisi.

Keberagaman ini menjadi semangat baru bagi UT untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran daringnya. Dengan dukungan modul atau Buku Materi Pokok (BMP) yang tersusun secara sistematis, mahasiswa UT dapat mengatur waktu belajar mereka secara fleksibel tanpa harus mengorbankan aktivitas utama mereka. (Firdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.