SDIT Permata Surabaya Tak Biarkan Prestasi Olahraga Ganggu Akademik

oleh -6 Dilihat
oleh
SDIT Permata Surabaya, medali memang menjadi salah satu bentuk keberhasilan.

Adakabar.com. Surabaya – Dukungan keluarga, pelatih, dan sekolah menjadi bagian penting untuk mengantarkan anak meraih prestasi tanpa mengesampingkan pendidikan. Komitmen itu ditunjyaukkan SDIT Permata Surabaya yang memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan potensin, baik di bidang akademik maupun olahraga.

Hafiz Dhiaurrahman salah satunya yang menjadi kebanggan bagi sekolah. Di usianya yang baru menapaki delapan tahun, telah berhasil meraih satu medali perak dan satu medali perunggu dalam Pari Sakti Diving International Competition 2026.

Kepala SDIT Permata Surabaya Rina Widya Tantri, S.Sos. I., Gr, sekolah beralamat di Jln. Cacat Veteran Nomor 41, Kecamatan Pakal, Surabaya, menegaskan bahwa sekolah mendukung perkembangan potensi siswa secara menyeluruh dan diwujudkan melalui pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) terstruktur dengan penyediaan fasilitas yang aman, serta pembinaan karakter dan kedisiplinan.

Keberhasilan Hafiz bukan hanya tentang medali yang dibawa pulang. Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa potensi anak dapat berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat dari lingkungan sekitarnya.

Apresiasi juga diberikan melalui ruang penghargaan dilingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan mampu menjadi motivasi siswa lain untuk berani mengembangkan kemampuan dalam mengejar prestasi sesuai minat masing-masing.

Potensi siswa SDIT Permata Surabaya tidak hanya terlihat dicabang olahraga akuatik. Sejumlah siswa lainnya juga berhasil meraih prestasi dalam berbagai bidang, mulai dari renang, taekwondo, karate hingga kompetisi keagamaan serta kegiatan kreatif.

Di cabang renang, Muhammad Arsya Airlangga meraih juara pertama dalam Vaquita Fun Swimming Championship 2026. Sementara itu, Bumi Putra Wibowo meraih juara kedua dalam kompetisi yang sama.

Prestasi juga datang dari cabang taekwondo. Azril Rahandika Al Fariq meraih juara pertama nomor kyorugi semi prestasi pra-cadet C putra kelas M-38. Capaian serupa diraih Raziq El Muaz Herdianto yang menjadi juara pertama nomor kyorugi semi prestasi pra-cadet C putra kelas M-23 pada Kejuaraan Provinsi Taekwondo Indonesia Piala Gubernur Jawa Timur Antarpelajar 2026.

Di cabang karate, Hadhira Labibah meraih dua gelar juara pertama, masing-masing pada nomor kata perorangan SD putri dan kumite SD putri kelas -30 kilogram dalam International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament VI Kemenpora RI Cup.

Ibrahim El Abrar Khadafi juga mencatatkan prestasi dalam ajang tersebut. Dia meraih juara pertama nomor kumite -30 kilogram SD kelas 3–4 putra serta juara kedua nomor kata perorangan SD kelas 3–4 putra sabuk hijau.

Sementara itu, prestasi di bidang lain diraih Nadhira Labibah yang memperoleh juara harapan pertama lomba tahfiz Al-Qur’an Juz 30 tingkat Jawa Timur pada 3 Oktober 2026. Calya Habibah Burairah meraih juara ketiga Islamic Youth Regional 2 se-Gerbangkertosusila, sedangkan Muhammad Afsarul Malik Arrafif meraih juara kedua Brick Mission Independence Challenge.

Deretan capaian tersebut memperlihatkan beragam minat dan potensi siswa. Sekolah pun terus melakukan pendataan serta memberikan apresiasi agar prestasi anak didik dapat berkembang secara berkelanjutan.

Didik Erianto, selaku Guru olahraga SDIT Permata Surabaya,  mengatakan bahwa dukungan bagi siswa berprestasi tidak berhenti pada pemberian izin mengikuti pertandingan. Sekolah itu juga menyiapkan penyesuaian akademik agar siswa dapat mengejar materi yang tertinggal.

Fasilitas tersebut meliputi izin tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka selama kejuaraan atau training center (TC), kesempatan mengerjakan tugas susulan, penjadwalan ujian susulan, serta pendampingan guru untuk materi pembelajaran yang belum dikuasai.

Dengan pola tersebut, diharapkan siswa, tidak perlu memilih antara mengejar prestasi olahraga dan mempertahankan capaian akademik. Keduanya dapat berjalan berdampingan melalui komunikasi yang baik antara pihak sekolah, orang tua, dan pelatih.

Komitmen ini sejalan dengan upaya membangun lingkungan sekolah yang ramah terhadap atlet muda atau sports-friendly school. Artinya, sekolah berupaya menyediakan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat olahraga tanpa mengabaikan hak mereka memperoleh pendidikan.

Tantangan berikutnya menanti Hafiz dan atlet-atlet muda lainnya. Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10–13 November 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

SDIT Permata Surabaya berharap Hafiz dapat menjalani pertandingan dengan tenang, fokus, dan penuh sportivitas. Kesehatan serta keselamatan atlet juga menjadi perhatian utama selama mengikuti kejuaraan.

Sekolah mendoakan agar Hafiz dan seluruh atlet yang bertanding memperoleh kemudahan serta mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Prestasi yang diraih diharapkan dapat membanggakan keluarga, sekolah, dan Indonesia.

Bagi SDIT Permata Surabaya, medali memang menjadi salah satu bentuk keberhasilan. Namun, yang tidak kalah penting adalah proses pembentukan karakter, kemampuan mengatur waktu, semangat pantang menyerah, dan tanggung jawab terhadap pendidikan. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.