Adakabar.com. Blitar – PT. PLN Persero Jatim, kembali menggelar kurasi untuk Usaha.Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kelompok usaha bermodal kecil tersebut, khususnya yang ada di Blitar.
Pada kurasi yang diadakan di Rumah BUMN Blitar, 29 November 2022 lalu, PLN Jatim menggandeng Pertakina Indonesia sebagai fasilitator sekaligus pengelola Rumah BUMN Blitar.
“Kebetulan saya kurator dari Rumah Kurasi, dan kami dari Pertakina dipercaya sebagai pengelola Rumah BUMN Blitar, yang dinaungi oleh PT. PLN Persero ini. Kami, Pertakina disini selaku fasilitator dalam kurasi UMKM ini,” terang Sulistyaningsih, Ketua Pertakina.

Pertakina (Perkumpulan Tenaga Kerja Purna-red) merupakan organisasi non pemerintah yang bergerak pada sektor pemberdayaan tenaga kerja Indonesia (TKI) Purna. Area kerja utama Pertakina adalah Kabupaten dan Kota Blitar secara khusus dan daerah basis TKI Jawa Timur secara umum.
Menurut Sulis, panggilan akrab Sulistyaningsih, dalam kegiatan kurasi kali ini diikuti oleh 17 UMKM pilihan.
“Kurasi ini kan sebagai standarisasi produk UMKM, sekaligus ini juga bisa sebagai rekomendasi dari dinas terkait, ketika akan melaksanakan program pelatihan bagi UMKM. Karena dikurasi ini akan ada penilaian, ada raport, poin-poin yang harus diperbaiki sekaligus harus dipertahankan,” tambah Sulis.

Para kurator yang hadir dari Rumah Kurasi antara lain: Ervina, Ditya, Sulistyaningsih dan Setyo Jadi,
Direktur Rumah Kurasi.
Setyo Jadi, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dalam kurasi terdapat banyak rangkaian penilaian, mulai proses produksi hingga pemasaran.
“Kita akan lakukan penilaian mulai dari kwalitas produk, legalitas, packing, kemampuan produksi, kreatifitas, sampai gimana memasarkan produk,” terang Setyo Hadi. (Luk)











