Diawal tahun baru 2021 pandemi covid-19 belum ada tanda2 mereda. Bahkan beberapa daerah ada kecenderungan kenaikan.
Namun ada harapan baru menapaki tahun 2021 ini, dengan telah didistribusikannya vaksin covid 19 ini ke seluruh daerah di tanah air oleh pemerintah pusat.
Berkenaan dengan vaksin ini pada kenyataanya memunculkan polemik di sebagian masyarakan.
Bukankah vaksin ini telah ditolak di beberapa negara, sampai tulisan only for clinical trial, pada kemasan vaksin sinovac yang berkeliaran di medsos.
“Memang pernah ada penolakan misalnya di Brasil, tapi informasi terbaru yang saya dengar Brasil sudah menggunanakan vaksin ini.” Kata dr. Syarwani, Manajer Operasional dan Pelayanan Gedung II Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya.
Keraguan masyarakat bisa dimaklumi. Karena, masih menurut dt
Syarwani, yang juga pernah menjabat Kepala IRD Rumah Sakit Al Irsyad ini.
Vaksin itu butuh waktu lama untuk nenjadi layak bagi penderita penyakit tertentu, dalam hal ini covid 19. Setidaknya 3 tahunan.
Mengenai tulisan only for clinical trial, dokter yang aktif dalam organisasi pembinaan olahraga di Surabaya ini, menghimbau masyarakat tak perlu kawatir
“Kalau yang saya tahu sinovac ini sudah trial tiga, jadi layak, ” tegasnya.
Sinovac juga telah mendapat ijin dari Balai obat Amerika.
Lebih lanjut, dokter bersahaja ini menegaskan, kita harus percaya pada pemerintah.
Berikut pernyatan lengkap dokter Syarwani.
“Menyikapi vaksin covid ini sebaiknya kita sami’na wa’ato’nah kepada pemerintah.
Pemerintah mempunyai tim ahli di bidang ini. Jadi kita yg awam harus meletakkan masalah ini sesuai porsinya. Jagan yang gak berkompeten ikut menilai dan menyikapi masalah ini degan tidak benar.
Saat ini kondisi pandemi yang merupakan kondisi force majeure, pemerintah mengambil keputusan darurat untuk menyelamatkan bangsa ini.
Istilahnya dalam kondisi perang saat musuh membawa senapan canggih, sebaiknya kita membekali senjata apapun dari pada kita menghadapi dengan tangan kosong.
Dan untuk vaksin apapun pasti ada kemungkinan efek samping atau intoleran terhadap vaksin. Ini tidsk terjadi pada vaksin covid saja, tapi semua vaksin yang sudah dipakai di dunia medis.
Mari kita dukung upaya pemerintah dalam usaha eliminasi pandemi covid di negara kita ini, dengan mematuhi apa yg telah ditetapkan pemerintah terutama dalam menjalankan protokol kesehatan, yaitu dengan memakai masker dengan benar, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan physical distancing. Serta pelaksanaan vaksinasi covid yg segera akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.”









