Penderita Covid-19 di Bangkalan Meroket, Suramadu Macet Hingga 5 Km

oleh -77 Dilihat
oleh
Adam Rusydi, Anggota Komisi E DPRD Jatim.

Adakabar.com-Komisi E DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim segera mengerahkan bantuannya untuk menghadapi lonjakan Covid-19 di Bangkalan, Madura. tidak semakin parah.

Adam Rusydi, Anggota Komisi E DPRD Jatim megatakan, kondisi di lapangan saat ini memerlukan support penuh dari pemerintah Provinsi Jatim.

Desakan ini dilakukan Adam didasari kenyataan hari ini (Minggu/6/6/2021), Madura seolah di lockdown total, karena jalur ke Madura dan sebaliknya terjadi antrean hingga 5 kilometer di pintu gerbang Jembatan Suramadu sisi Surabaya dan Bangakalan.

“Dampak dari munculnya surat edaran berkop Pemerintah Kabupaten Bangkalan Dinas Kesehatan UOBK RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, yang menyampaikan situasi dan kondisi perkembangan kasus penyebaran penularan virus Covid 19 yang ada di Kabupaten Bangkalan, khususnya di UOBK RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, dalam beberapa hari ini mengalami peningkatan kasus yang signifikan. Serta adanya Tenaga Kesehatan di UOBK RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan yang terkonfirmasi serta meninggal dunia. Sehingga akhirnya mereka yang mau keluar dan masuk Madura harus dilakukan swab antigen, dan menyebabkan kemacetan yang mengular,” terang Adam.

Suasana swab antigen di Suramadu.

Agar tidak menimbulkan gejolak dan situasi yang tidak kondusif, Politisi Golkar ini mendesak Pemprov Jatim sesegera mungkin membantu Pemkab Bangkalan, Salah satunya melakukan tracing kepada warga baik dengan swab antigen atau genose.

Kedua, ini juga untuk Pemkot Surabaya. Warga Surabaya yang bekerja di Madura atau sebaliknya, di minta untuk bekerja dari rumah.

“Hari Minggu saja antreannya sudah sepanjang ini, apalagi jika hari aktif besok. Maka minimal ada kebijakan bagi warga Bangkalan jika ingin bepergian harus swab antigen terlebih dahulu, namun jika swab antigen terlalu mahal bisa disediakan tes Genose yang relatif murah,” kata Adam dengan nada khawatir.

Dalam hal ini Wakil rakyat Jatim yang Ketua DPD Golkar Sidoarjo tersebut, memberi apresiasi kepada Wali. Kota Surabaya

“Saya salut untuk Wali Kota Eri Cahyadi yang sigap dalam mencegah penyebaran covid dengan varian baru. Semoga Surabaya dan wilayah lain tetap waspada dan mengantispasi sedini mungkin agar tetap bisa mengendalikan kondisi yaang sudah baik saat ini,” tandasnya.

seperti diketahui , Sabtu (5/6/2021) muncul surat bernomor: 445/3340/433.102. 1/2021 itu, tertanggal 5 Juni 2021 itu ditujukan kepada Bupati Bangkalan terkait perihal permohonan lock down ruang IGD.

Surat tersebut memohon kepada Bupati Bangkalan untuk memberikan ijin menutup sementara pelayanan di IGD sejak hari ini sampai 3 (tiga) hari kedepan, yaitu hari Sabtu sampai dengan Selasa Tanggal 5 – 8 Juni 2021 (situasional) guna melindungi tenaga kesehatan di UOBK RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.