Adakabar.com. Surabaya-Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa timur berharap agar formatur bentukan Muswil PPP Jatim dapat bekerja secara optimal. Diantaranya, merespon berbagai kebutuhan secara penuh untuk menatap masa depan partai.
Muhammad Khozin Ketua PW GPK Jawa Timur, mengatakan sebagai sayap partai, pihaknya menginginkan agar formatur dapat memperhatikan unsur millenial dalam susunan kepengurusan DPW mendatang.
“Harapan kita, sebagai bagian dari banom DPW PPP Jatim, komposisi kepengurusan harus mempertimbangkan kebutuhan terutama menghadapi bonus demografi ke depan,” kata Khozin saat dikonfirmasi Kamis (3/6/2021).
Hal itu harus diwujudkan dengan masuknya kaum millenial dalam struktur kepengurusan DPW PPP Jatim mendatang.
Masih menurut Khozin, Komposisi itu penting, sebab kebutuhan mendatang, unsur milenial juga dibutuhkan dalam kontestasi.
“Millenial ini tidak hanya dalam konteks usia, tapi juga dalam konteks himmah atau semangat. (Yaitu) Semangat untuk membesarkan partai, baik pola kerja maupun pola pikir,” Khozin menambahkan.
Selain itu, formatur juga diharapkan dapat memasukkan program skala prioritas kaderisasi untuk internal partai. Khususnya, kader millenial partai.
“Ketiga, kesinambungan antara DPW dan banom-banom untuk elaborasi, kolaborasi dan sebagainya,” ungkapnya.
Selebihnya PW GPK Jawa Timur, melalui Khozin, memasrahkan penuh pada formatur yang saat ini tengah menyusun kepengurusan DPW PPP Jatim.
Formatur yang terdiri dari 7 orang itu memiliki waktu maksimal 20 hari untuk menyusun kepengurusan yang kemudian disahkan oleh DPP PPP.
“Apapun keputusan formatur secara konstitusi mengharuskan kita untuk taat dan patuh,” tegas Khozin.
Disisi lain, Khozin bersyukur pelaksanaan Muswil PPP Jatim yang berlangsung di Surabaya telah berjalan kondusif. Forum tertinggi partai untuk tingkat wilayah itu telah berjalan tanpa kendala.
“Sesuai dengan apa yang sudah direncanakan oleh panitia,” ungkapnya lega.









