Ketua DPRD Jatim Hadiri Halal Bihalal DPC Pospera Bondowoso, Dapat Titipan Surat untuk Gubernur Khofifah

oleh -107 Dilihat
oleh
Kusnadi, (depan nomor 2 dari kiri, baju merah, masker putih) Ketua DPRD Jatim, menghadiri Halal Bi Halal dan Santunan Anak Yatim, oleh DPC Pospera Bondowoso, di Balai Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Bondowoso, Sabtu (22/5/2021)

Adakabar.com. Bondowoso-Kusnadi, Ketua DPRD Jatim disambuut antusias masyarakat Bondowoso, khususnya Kecamatan Wringin, yang dikunjunginya, disela-sela ranfkaian kegiatan di Kabupaten Bondowoso.

Tepatnya dalam kegiatan Halalbihalal dan santunan anak Yatim yang diselenggarakan DPC Pospera Bondowoso yang digelar di Balai Desa Ampelan, Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso, Sabtu (22/05/21).

Menurut Kepala Desa Ampelan, Sunardi, antusias waraganya dalam menyambut kedatangan Kusnadi, cukup beralasan. Masyarakat Ampelan, banyak marasakan bantuan yang di berikan Kusnadi selama ini ketika menjadi anggota DPRD Jatim, hingga saat ini menjadi Ketua.

“Beberapa bantuan melalui program Jasmas yang telah diberikan pak Kusnadi, banyak memberikan kemanfaatan bagi kami. Selain infrasruktur, bantuan untuk pemberdayaan pemuda untuk usaha kreatifnya sangat dirasakan pemuda sini, salah satunya program usaha terop dan saund system yang digunakan saat ini,” ujar Kepala Desa Ampelan.

“Kami berharap pak Kusnadi tetap memperhatiakn kami. Termasuk teman teman Pospera yang selama ini menjadi penghubung usulan kami ke Pak Kusnadi,” lanjutnya.

Sementara itu, Camat Wringin Suhaji yang hadir berharap perhatian Kusnadi yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, melalui penyampain usulan kepada Gubernur, dari aspirasi beberapa kepala desa di wilayanya bisa terus ada.

“Jujur dengan keterbatasan anggaran milik Penkab Bondowoso, bantuan semacam ini yang dilakukan Gubernur melalui aspirasi yang dibawa Pak Ketua Dewan sangat membantu percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPC Pospera Kabupaten Bondowoso Munir juga mengungkapkan terima kasih kepada Kusnadi karena di tengah kesibukannya masih menyempatkan diri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meninjau langsung perkembangan Desa Ampelan.

“Terima kasih Pak Kus, karena sudi hadir padahal dihubungi melalui WA (WhatsApp) saja, tetapi mau datang. Juga mau membantu pembangunan di Desa Ampelan menjadi semakin lebih baik, setelah dua tahun yang lalu beliau datang Ampelan saat itu masih kumuh dan sekarang sudah bagus,” ujarnya.

Menanggapi hal-hal tersebut, Kusnadi pun menyampaikan terima kasih karena sudah diterima dan disambut dengan baik.

Berkaitan dengan permintaan Camat Wringin untuk percepatan pembangunan di wilayah ini, Kusnadi mengatakan bahwa dirinya hanya bertugas untuk menyampaikan usulan pembangunan kepada Pemerintah Provinsi selaku eksekutor dari kebijakan.

Dirinya, sebagai anggota legislatif bertugas sebagai penyambung lidah rakyat untuk menyampaikan apa-apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat kepada pemerintah.

“Saya adalah pembawa surat, saya akan membawa surat kepada Bu Gubernur untuk memohonkan bantuan. Jika pantas dibantu maka akan dibantu oleh Pemprov,” terangnya.

Dia juga menyampaikan bahwa, dalam menjalankan tugas sebagai seorang wakil rakyat, dirinya tidak memandang suku, agama, dan ras. Kusnadi, berkata, Siapa pun mendapatkan perlakuan yang sama di republik ini.

“Saya tidak menggunakan uang pribadi, tetapi uang rakyat hasil pajak. Sehingga dikembalikan untuk rakyat. Saya juga tidak melihat suku, dan sebagainya, semua jika butuh bantuan pasti dibantu,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kusnadi juga mengajak masyarakat untuk tetap bisa menjaga penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk menjaga lingkungan dari wabah Covid-19.

“Tetap mempertahankan prokes karena virus yg menyebar di dunia belum selesai. Harus menjaga prokes, ini untuk menjaga sesama. Agar cepat selesai dan bisa beraktivitas sebagaimana biasanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.