Adakabar.com. Surabaya – Program Studi D3, TV & Film Universitas 45 Surabaya, berkolaborasi dengan rumah produksi Alista telah menghasilkan banyak karya inovasi mahasiswa, dalam bentuk film dokumenter, salah satunya yang saat ini dikerjakan adalah film dokumentar Nasional Code Rabu (19/10/22)
Kegiatan Syuting film nasional code dimulai tanggal 18-23 Oktober 2022. Pada hari ke 2 bertempat di UNAIR. Bersama aktor dari Kampus tersebut, yaitu Maulana Raditya Jidan Nabil (19) dan Padi (19).
“Saya senang karena bisa terlibat Film Nusantara Code ini, karena saya sendiri bukan dari rumpun perfilman, melainkan dari rumpun kesehatan. Dan di Film Nasional Code ini, saya sebagai El Jidan, dimana El Jidan berusaha memecahkan kode-kode folklor yang ada di indonesia, yaitu folklor Dewi padi dan bersama rekan saya Padi yang sama-sama dari Universitas Airlangga,” ujarnya

Dalam MoU antara UNAIR dengan Universitas 45 Surabaya, disepakati, pengunaan fasilitas lingkungan tempat pembutan film, pembuatan jurnal akademis, kemudian melakukan lokakarya dan juga akan dilakukan bersama-sama UNAIR dengan Universitas 45 Surabaya, khususnya Program D3 TV & Film
Saat diwawancarai adakabar.com Dosen sekaligus kepala Prodi TV & Film Universitas 45 Surabaya, Wulansary juga memaparkan, bahwa awalnya ia adadalah konsen terhadao lingkungan hidup.
“Sejak tahun 2014, saat itu saya melihat dan mendegar bahawa polusi sampah.sehingga saya waktu itu memutuskan menjadi aktifis lingkungan juga di komunitas sahabat bumi.Selain menjadi aktivis lingkungan saya juga film maker dan punya sertifikasi di dokumenter, sehingga kenapa tidak film saya jadikan media untuk dakwah atau kampanye lingkungan di Film Nusantara Code ini,” ujarnya.

Wulansary menambahkan, tujuan film itu sendiri sebagai sarana edukasi, sebagai media kampanye terhadap lingkungan ingin membuka pengetahuan ke masyarakat yang nanti akan menjadi penonton film ini bahwa kondisi krisis pangan itu nyata. Bahwa kita punya kearifan lokal dari budaya asli asli indonesia yang sebetulnya lebih ramah lingkungan untuk sektor pertanian.
“Tujuan saya yang jelas untuk mencegah terjadinya krisis pangan di Indonesia kalau krisis pangan dunia sudah diluar kekuatan kita, tapi kalu indonesia saya bisa mengedukasi masyarakat indonesia lewat film ini,” tambah Wulan.
Syuting episode berikutnya di film Nasional Code, akan mengambil lokasi di Trawas Mojokerto (20-23) mendatang. (Firdi)











