Cek Konsentrator Oksigen di Pamekasan, Wagub Anjurkan RS Lain Pertimbangkan Alat Ini

oleh -65 Dilihat
oleh
Emil Elistianto Dardak, Wagub Jatim

Adakabar.com. Pamekasan-Emil Elestianto Dardak, Wagub Jatim meninjau Konsentrator Oksigen yang terpasang di rumah sakit milik Pemprov Jatim, sebagai tindak lanjut memenuhi tingginya kebutuhan oksigen.

“Karena ini sangat membantu ditengah keterbatasan supply relatif terhadap lonjakan kasus yang meningkat sangat tinggi,” ujarnya di RSUD Paru Kabupaten Pamekasan, Kamis, (15/7/2021).

Wagub Emil bersyukur bahwa ternyata alat berfungsi dengan baik dan bisa benar-benar menurunkan beban kebutuhan oksigen liquid saat ia meninjau alat oksigen liquidnya.

Mantan Bupati Trenggalek tersebut menyebutkan Rumah Sakit Slamet Martodirdjo Pamekasan, juga memiliki konsentrator oksigen sebanyak 2 unit.

“Satu rumah sakit lagi di Pamekasan juga memiliki dua unit seperti ini,” sebutnya.

“Ini adalah kabar baik ditengah terbatasnya supply terhadap kebutuhan. Mudah-mudahan alat ini terus berfungsi dengan baik,” harapnya.

Emil Elistianto Dardak, Wagub Jatim

Wagub Emil menyampaikan bahwa RSUD dr. Soetomo, dr. Soedono, RSU Haji Surabaya, dr. Saiful Anwar Malang, perlu segera melakukan analisa terkait potensi pemesanan alat konsentrator oksigen tersebut.

“RS di Jatim termasuk di lingkungan Pemprov seperti Soetomo, Soedono, Haji, Saiful Anwar perlu segera analisa potensi pemesanan ini karena butuh 2,5 bulan utk diproduksi,” ucapnya.

Orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut menjelaskan, bahwa konsentrator oksigen dapat memenuhi kelayakan investasi karena biaya yang cukup efisien sekaligus sebagai langkah cepat pemerintah dalam mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19.

“Di jangka panjang ini bisa memenuhi kelayakan investasi karena efisiensi biaya, tapi juga untuk mengantisipasi potensi besarnya kasus yang walau diharapkan tidak akan terjadi tapi perlu tetap diantisipasi,” jelasnya.

Selanjutnya, Suami Arumi Bachsin tersebut mengapresiasi gerak cepat dari rekan-rekan RSUD Mohamad Noer, yang telah mengkonversikan 60 persen layanan untuk Covid-19.

“Saya mengapresiasi karena 60 persen sudah terkonversi menjadi layanan Covid, meski sempat ada sedikit kendala pada isolasi tekanan negatif,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu 20 hari kedepan maksimal isolasi tekanan negatif bisa efektif untuk menampung pasien yang ICU karena saat ini belum ada ICU. Tetapi rencana menambah empat ICU tekanan negatif,” sambungnya.

Selain itu juga, Wagub Emil juga mengapresiasi RS yang melayani pasien ibu hamil.

“Sangat penting kita tahu bahwa ibu hamil yang terkena covid juga ada dan perlu penanganan,” tuturnya.

Terakhir, Wagub Emil yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia mengutarakan bahwa RSUD Mohammad Noer, baru saja menambah tempat tidur sebanyak 15 dan IGD nya sudah diconvert untuk bisa menampung pasien covid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.