Black Box atau kotak hitam yang menjadi petunjuk penyebab terjadinnya kecelakaan pesawat (Sriwijaya Air SJ 182) belum ditemukan hingga hari ketiga Senin(11/1/2021)
Meski pada Minggu (10/1/2021) sinyal keberadaan black box telah terdeteksi oleh tim gabungan Basarnas.
“Mungkin tetimbun puing atau reruntuhan pesawat sehingga hingga kini belum ditemukan” terang Laksamana TNI Yudo Margono. ( KSAL)
Foto: Dispen AL
Rencana tim gabungan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 akan mendatangkan kapal dengan prlenfkapan crane yang dapat mengangkat patahan pesawat.
Sementara itu tim telah mengumpulkan sedikitnya 40 kantung jenazah. Yang terdiri 18 kantung, hingga Minggu malam (10/1/2021) kemarin.
Hingga pukul 17.00 WIB, pada Minggu (11/1/2021) mendapat tambahan 22 kantung.









