Adakabar.com. Surabaya-DR. Emil Elistianto Dardak, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, memimpin Safari Politik mengunjungi kantor DPD Partai Golkar Jatim, Senin (7/6/2021) malam. Pertemuan dua Parpol itu digelar secara tertutup.
Turut serta dalam rombangan tersebut diantaranya Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Bayu Airlangga, Bendahara Sri Subiati serta anggota DPRD Jatim Agus Dono.
Mereka diterima langsung oleh Ketua DPD Golkar Jatim, M. Sarmuji, Sekretaris, Sahat Tua Simanjuntak serta Kodrat Sunyoto yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim. Sekitar satu jam setengah, pertemuan tertutup itu berlangsung.
Ketua DPD Golkar Jatim, M. Sarmuji mengatakan, pertemuan tersebut merupakan silaturahmi sesama Parpol.
“Saya ucapkan terimakasih atas kunjungan dari Plt Ketua Demokrat dan rombongan, kami sebagai tuan rumah mengucapkan terimakasih atas kunjungan persahabatan,” kata Sarmuji kepada wartawan seusai pertemuan.
Menurut Sarmuji, banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Diantaranya, pentingnya kolaborasi sebagai sesama Parpol. Kerjasama, menurut dia, memang harus terjalin, tidak selalu berpikir tentang kontestasi maupun kompetisi politik.
“Pertama, kolaborasinya adalah bagaimana meningkatkan citra partai politik ditengah masyarakat. Masyarakat tidak boleh apatis juga tidak boleh memusuhi partai politik hanya karena citra politiknya tidak baik. Karena itu kita sepakat untuk memperbaiki citra partai politik,” terang Sarmuji.
Kedua, ujar Sarmuji, kedua Parpol tersebut sepakat untuk meningkatkan kerjasama, bagaimana memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur. Sebab, Golkar dan Demokrat termasuk Parpol yang mengusung pasangan Khofifah-Emil di Pilgub 2018.
“Kita punya komitmen yang kuat untuk mengawal kepemimpinan Ibu Khofifah dan Emil Dardak sampai selesai masa jabatan dengan baik. Kita berharap, Bu Khofifah dan Mas Emil memiliki prestasi yang baik bisa membangun Jawa Timur lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Kesepakatan lain, kata Sarmuji adalah, bagaimana kedua Parpol itu untuk kerjasama dalam banyak momentum politik mendatang. Kendati peta politik pada Pemilu 2024 masih belum jelas termasuk untuk kontestasi Pilpres. Namun keduanya berkomitmen, hubungan baik harus terus terjalin.
“Mau nanti kita satu koalisi atau tidak, tetapi hubungan sesama partai politik kita sepakat untuk tetap kita jaga sebaik-baiknya,” tambah anggota DPR RI itu.
Sementara itu, Plt Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, segala pembahasan dalam pertemuan tersebut merupakan upaya membangun sinergi yang baik. Apalagi, menurut Emil dua partai itu sudah banyak bekerjasama baik dalam konteks Pilkada dan semacamnya.
“Saya juga menyampaikan ke Bu Khofifah, (tentang) jadwal silaturahmi Demokrat dengan Golkar. Tentunya, beliau sangat senang bahwa partai yang bersama-sama waktu itu dengan Bu Khofifah ini saling bersinergi,” ujar Emil yang juga Wagub Jatim.
Emil mengungkapkan, sinergi itu bakal terus terjalin. Seluruh lini baik yang ada di kursi legislatif, akan menjalin sinergi untuk kepentingan pemerintahan.









