Awas, Penipuan Leasing Kredit Mobil Perdayai Banyak Korban, Total Kerugian Capai Milyaran !

oleh -317 Dilihat
oleh

Adakabar.com. Surabaya – Puluhan orang menjadi korban penipuan kredit mobil yang dilakukan dua perempuan berinisial FI dan FN. Modusnya, pelaku menawari korban kredit mobil dengan mudah, mereka yang tergiur pun langsung menyetujui tawaran kedua.

Tragisnya, mobil yang dibeli tidak diterima, namun tagihan kredit atas mobil tersebut telah berjalan. Para korban pun baru sadar telah menjadi korban penipuan.

Dian salah satu korban. mengaku terkejut mendapat somasi dari salah satu bank swasta terkait tagihan kredit atas pembelian dua unit mobil pik up, yang tagihan per unitnya mencapai Rp 6 juta, sehingga total tagihan mencapai Rp 12 juta lebih.

“Aku kaget saat menerima tagihan angsuran mobil tersebut, karena saya tidak pernah menerima unit mobil yang saya beli. Padahal mobil tersebut seharusnya sudah saya miliki, namun sampai saat ini dibawa dua orang yang membantu aku mengurus di leasing,” sesalnya

Sahlan Azwar, pengacara (tengah). Dian (kanan) dan Paryono (kiri)

Dian menceritakan, pada mulanya Bulan November 2024, dua wanita inisial FI dan FN mengaku sebagai mantan pegawai bank swasta, yang merupakan broker kredit mobil. Keduanya menawari membantu pengurusan kredit mobil di leasing. Dian pun sepakat untuk membeli dua pikap Isuzu Traga seharga Rp 400 juta.

Sewaktu mobil tersebut diantar di rumah Dian, orang yang mengaku suruhan FI dan FN membawa kembali kendaraan tersebut dengan alasan pikap dipasang anti karat. “Tetapi sampai kini dia tidak kembali mengantarkan mobil, sedangkan tagihan kredit sudah berjalan. Aku berusaha menghubungi FI dan FN, namun tidak pernah bisa terhubung. Akhirnya aku sadar telah menjadi korban penipuan,” keluhnya.

Setali tiga uang dengan yang dialami Paryono, yang menjadi korban penipuan kedua wanita berinisial FI dan FN tersebut. Malahan, dia baru sebatas menyerahkan identitas, belum menandatangani berkas apapun.

“Herannya, saya belum menerima mobil yang dipesan namun sudah ada tagihan kredit sebesar Rp 29 juta lebih per bulan atas pembelian 1 unit mercy seharga Rp 1,2 miliar, sedangkan mobil tersebut tidak dia terima,” ujar Paryono, tak habis piker.

“Harapan saya kedua wanita ini segera ditangkap oleh aparat kepolisian. Aksi kejahatan mereka sudah membuat kami stress, ditagih debt colektor terus. Padahal tidak pernah menerima mobil,” kata Paryono.
Sementara itu, Sahlan Azwar, kuasa hukum kedua korban penipuan ini menegaskan, kasus penipuan ini bukan hanya menimpa dua kliennya saja. Namun juga banyak yang menjadi korban penipuan dua pelaku berinisial FI dan FN ini.

Diperkirakan, ada puluhan orang yang menjadi korbannya, dengan kerugian mencapai milyaran.

“Ada 4 orang yang mengalami nasib sama seperti Dian dan Paryono, menjadi korban penipuan leasing kendaraan roda empat, dengan jumlah mobil 10 unit ada Mercy, truk, Alphard, innova, dan pick up,” jelas Sahlan.

Kedua pelaku menggunakan modus penipuan untuk menjerat empat orang bernasib seperti Dian ini hampir sama.

Pada awalnya para korban diming-iming proses kredit yang mudah. Mereka, para calon korban yang tertarik kemudian menyetujui bantuan tersebut dan menyerahkan identitas diri, namun unit kendaraan tidak diterima justru tagihan kredit sudah diterima.

“Aksi kejahatan dua pelaku ini tergolong baru. Mereka memang mencari orang-orang yang ingin memiliki mobil dengan cara kredit yang mudah, tanpa syarat yang ribet. Hal ini yang dimanfaatkan pelaku untuk memperdayai korban,” imbuhnya.

Advokat kelahiran tanah Minang ini menambahkan, akibat dari aksi penipuan ini para korban juga akan menghadapi persoalan dengan pihak Bank Indonesia (BI) Checking, karena dinilai menjadi kreditur bermasalah.

Karena itu, kasus penipuan ini sudah kami laporkan ke Polrestabes Surabaya. Pihaknya berharap, aparat kepolisian segera melakukan penyidikan dan mengusut tuntas kasus ini.

“Yang terpenting mobil dikembalikan kepada kliennya atau ke leasing. Hal ini agar tidak ada korban penipuan kedua perempuan ini,” tutup Sahlan. (Mosair)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.