APBD Jatim Kena Refocusing Rp 1,2 Triliun Untuk Vaksinasi

oleh -39 Dilihat
oleh

Adakabar.com. Surabaya- Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Timur menyatakan akan kembali melakukan refocusing anggaran untuk vaksinasi Covid-19 sebesar Rp 1,2 triliun.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad mengatakan Pemprov sudah melaporkan ke DPRD melalui Plh Sekdaprov di DPRD Jl. Indrapura pada Selasa (24/3/2021) sore melalui Rapim.

Permintaan ini sesuai instruksi Kementerian Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.208/PMK.02/2020 tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun 2021.

“Refocusing anggaran tahun 2021 ini mengacu PMK dan Dirjen Otda Kemendagri terkait dengan vaksinasi Covid-19 di Jatim butuh sekitar Rp 1,2 triliun,” katanya, Rabu (24/3) kemarin.

Menurut Politisi asal Fraksi Partai Gerindra itu jika instruksi dari pemerintah pusat muncul setelah APBD Jatim 2021 disahkan, artinya, DPRD dan Pemprov Jatim harus membicarakan formula yang terbaik terkait pos-pos anggaran mana saja yang akan direfocusing.

“Refocusing itu tidak harus mengikuti penjadwalan pembahasan APBD atau harus menunggu perubahan APBD, tapi bisa setiap saat. Jadi kami ingin refocusing itu diarahkan seseuai dengan ketentuan yang ada,” harap Sadad.

Sadad yang juga Plt Kedua DPD Partai Gerindra Jatim, juga belum berani berwacana untuk mengusulkan supaya kran vaksinasi mandiri dibuka, sehingga bisa mengurangi beban anggaran pemerintah.

“Kita belum sampai bicara kearah itu, sebab masih fokus mencari Rp.1,2 triliun itu dari mana,” pungkas Sadad politisi asal Pasuruan.

Sekadar diketahui, vaksinasi Covid-19 kepada 181,5 juta penduduk Indonesia itu dibagi dalam empat tahap. Pertama untuk tenaga medis, kedua untuk pelayanan publik dan lansia yang dijadwal hingga akhir April, ketiga masyarakat di daerah kasus tinggi, dan keempat untuk masyarakat umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.