Adakabar.com. Surabaya Warga Surabaya memenuhi Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Rabu (7/7/2021), mereka mengantri vaksinasi covid-19 yang digelar Pemkot.
Antrian panjang warga terjadi hampir di setiap pintu masuk menuju lokasi vaksin. Walikota Surabaya sempat marah marah meminta warga tidak berkerumun di tribun, saat menunggu giliran divaksin.
Warga harus rela antri berjam-jam untuk bisa masuk ke dalam lokasi vaksin. Karena di dalam lokasi vaksin yang disediakan petugas sudah penuh dengan warga yang hendak divaksin. Petugas mesti mengatur agar tidak terjadi penumpukan dan kerumunan di lokasi sekitar vaksin.
Novita, Salah seorang warga mengaku rela antri lama demi bisa divaksin/ agar imunitas tubuhnya terjaga dari penyebaran virus corona. Warga Banyu Urip Surabaya ini antri bersama keluarganya sejak pagi.
“Hampir satu jam saya mengantri di sini. Nggak apa apa, yang penting bisa divaksin,” ujarnya.
Novita mendapat informasi dari kerabatnya jika vaksinasi yang digelar Pemkot Surabaya ini gratis. Karena itu dia bersama keluarganya berangkat pagi. Namun, sesampai di Gelora !0 Nopember Tambaksari antrian sudah mengular panjang.
“Saya berharap habis divaksin ini setidaknya bisa membuat imun tubuh. Saya khawatir penyebaran covid-19 yang belakangan ini semakin banyak yang tertular. Saya berharap pandemic ini segera berakhir. Orang-orang bisa kembali bekerja dan beraktifitas normal,” pungkasnya.
Antrian panjang warga di pintu masuk dan kerumunan warga di tribun stadion sempat membuat walikota Surabaya Eri Cahyadi marah-marah. Pasalnya, kerumunan warga ini juga berpotensi terjadi penyebaran virus corona.
karena itu, Eri marah marah dan terus berteriak dengan menggunakan megaphone dari bawah tribun, meminta warga untuk menjaga jarak di atas tribun. Eri meminta agar warga tidak berkerumun di tribun, menjaga jarak, dan sebagian yang lain diminta untuk turun dari tribun mencari tempat. Lainnya.
“ayo rek, ayoo ojok berkerumun. Jaga jarak atau yang lain muduno (turun) biar gak berjubel. Bahaya rek,” teriak eri dengan menggunakan megaphone.
Untuk mengatur warga yang berkerumun ini, sejumlah petugas dari Satpol dan Linmas turun tangan, untuk mengurai kerumunan.
Vaksinasi covid-19 yang digelar Pemkot Surabaya sejak Selasa kemarin, dan rencananya dilaksanakan sampai tanggal 11 Juli mendatang. Pemkot menargetkan 50 ribu warga Surabaya setiap hari bisa divaksin, untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang masih tinggi di Kota Pahlawan (mosair)












