Angka Pendidikan Kabupaten Tuban Rendah, Ini Langkah Mas Lindra !

oleh -193 Dilihat
oleh
Saefiyudin, Camat Plumpang, Tuban, di podium, sosialisai Pendidikan Kesetaraan (toto: Herwasis)

Adakabar.com. Tuban – Aditya Halindra Faridzky, SE, Bupati Tuban, membuat langkah strategis dan cepat melalui Program Pendidikan Kesetaraan dan Vokasi Kabupaten Tuban Tahun 2024.

Langkah ini diambil dalam menuntaskan permasalahan anak-anak putus sekolah di Bumi Ronggolawe ini.

Dilansir dari situs resmi Kabupaten Tuban pada tubankab.go.id, Mas Lindra, panggilan akrab Bupati Tuban, terus mendorong masyarakatnya untuk memperoleh pendidikan yang setinggi-tingginya.

Masyarakat yang sempat putus sekolah dapat memanfaatkan program pendidikan kesetaraan atau kejar paket A, B, dan C.

Warga Tuban diminta ambil bagian meningkatkan angka lama belajar di Kabupaten Tuban untuk mencerdaskan generasi muda.

Anak-anak harus dimotivasi untuk selalu menjaga semangat belajar karena pendidikan menjadi investasi jangka panjang. Dengan mengenyam pendidikan, masyarakat juga dibekali tentang etika dan perilaku menjadi manusia yang beradab.

Bupati yang masih lajang ini, juga mengupayakan adanya jalin kerja sama antara sektor pendidikan dengan dunia kerja. Sektor swasta akan didorong agar menyediakan formasi bagi alumni pendidikan kesetaraan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Usia bukan menjadi penghalang untuk meraih cita-cita tertinggi demi peningkatan kesejahteraan keluarga,” serunya.

Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Kesetaraan Dalam Rangka Penuntasan Anak Tidak Sekolah melalui Program Pendidikan Kesetaraan dan Vokasi Kabupaten Tuban Tahun 2024 juga digelar di Pendopo Kecamatan Plumpang, 25 Juli 2024. Sebagai pemateri kegiatan tersebut Drs. Sucandi, MPd, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban dan Saefiyudin, S.STP., M.AP, Camat Plumpang, dengan dihadiri oleh jajaran Korwil Pendidikan dan Kepala Desa serta kurang lebih 100 orang warga sewilayah Kecamatan Plumpang.

Pada kegiatan tersebut, Camat Plumpang yang lebih akrab dengan sapaan Kang Asep tersebut, menyampaikan bahwa sangat ironis sekali jika Kabupaten Tuban yang begitu besar sumber daya alamnya dan bisa dioptimalkan potensinya namun angka pendidikan masih rendah.

Orang nomor 1 di Plumpang ini berharap untuk bersama-sama menyelesaikan problem angka pendidikan ini, khususnya di wilayah Kecamatan Plumpang.

Kang Asep juga menekankan untuk mendukung Program Pendidikan Kesetaraan dan Vokasi Kabupaten Tuban Tahun 2024, dalam mempercepat pengentasan angka pendidikan anak putus sekolah. Diharapkan agar desa menganggarkan pada APBDes-nya melalui Pendapatan Asli Desa untuk pemberian beasiswa bagi warganya.

Dalam kesempatan itu pula, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Sucandi, mangatakan bahwa capaian yang dilakukan Mas Lindra amatlah cepat. Pada hari Anak Nasional 23 Juli 2023 yang lalu, Kabupaten Tuban mendapatkan penghargaan KLA atau Kabupaten Layak Anak dan juga Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

“Dalam menghadapi perkembangan Kabupaten Tuban kedepan untuk anak yang tidak sekolah, putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan formal SD, SLTP, SLTA sebagai alternatif adalah dengan mengikuti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). PKBM ini dapat diikuti oleh mereka yang terkendala, seperti bekerja, membantu orang tua, usia tua. Mereka dapat mengikuti pendidikan nonformal atau kesetaraan tersebut”. Jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.